Awesome Image
Penulis
Dibaca Sebanyak

Menghidupkan Senyum di Tengah Perawatan: Kolaborasi Mahasiswa dan Anak dalam Terapi Bermain di RSUD Ajibarang

Momen hangat dan penuh makna tercipta di area taman bermain depan ruang rawat inap anak RSUD Ajibarang, ketika para mahasiswa yang tengah menjalani praktik kerja lapangan berinteraksi langsung dengan pasien anak. Kegiatan ini merupakan bagian dari orientasi yang diselenggarakan oleh Diklat dan Penelitian RSUD Ajibarang sebagai upaya membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata sebelum terjun ke dunia kerja profesional.

Dalam suasana yang santai namun tetap terarah, para mahasiswa menghadirkan pendekatan berbeda dalam proses penyembuhan, yaitu melalui terapi bermain. Anak-anak diajak untuk mewarnai, berkreasi, serta bermain bersama, sehingga mampu mengalihkan perhatian mereka dari rasa sakit maupun kecemasan selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Terapi bermain ini bukan sekadar aktivitas pengisi waktu, melainkan memiliki nilai terapeutik yang tinggi. Dengan bermain, anak-anak dapat mengekspresikan emosi, mengurangi stres, serta meningkatkan kenyamanan psikologis. Hal ini sangat penting dalam mendukung proses penyembuhan secara menyeluruh, baik secara fisik maupun mental.

Mahasiswa yang terlibat menunjukkan antusiasme dan kepedulian yang tinggi. Mereka tidak hanya menjalankan tugas praktik, tetapi juga membangun hubungan emosional yang hangat dengan pasien anak. Interaksi ini menjadi pengalaman berharga yang tidak bisa diperoleh hanya dari teori di bangku kuliah.

Di sisi lain, orang tua pasien turut merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Mereka melihat anak-anak menjadi lebih ceria, lebih kooperatif selama perawatan, serta memiliki semangat yang lebih baik dalam menghadapi proses penyembuhan. Hal ini tentu menjadi nilai tambah dalam pelayanan kesehatan yang humanis.

Lingkungan taman bermain yang dirancang penuh warna dan ramah anak juga memberikan kontribusi besar dalam menciptakan suasana yang menyenangkan. Elemen visual yang ceria mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman, sehingga anak-anak merasa seperti berada di ruang bermain, bukan di lingkungan rumah sakit yang identik dengan rasa takut.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Mereka belajar bagaimana menghadapi pasien dengan pendekatan empati, komunikasi efektif, serta kreativitas dalam memberikan pelayanan. Ini adalah bekal penting dalam membentuk tenaga kesehatan yang profesional dan berorientasi pada pasien.

Lebih dari itu, program ini mencerminkan komitmen RSUD Ajibarang dalam meningkatkan kualitas layanan, khususnya bagi pasien anak. Pendekatan holistik yang menggabungkan aspek medis dan psikososial menjadi bukti bahwa penyembuhan tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga pada suasana dan interaksi yang mendukung.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga dilatih untuk bekerja dalam tim, beradaptasi dengan situasi lapangan, serta memahami dinamika pelayanan kesehatan secara langsung. Pengalaman ini menjadi jembatan antara dunia akademik dan dunia kerja yang sesungguhnya.

Akhirnya, senyum dan tawa anak-anak yang kembali merekah menjadi indikator keberhasilan sederhana namun bermakna. Di balik aktivitas bermain yang tampak ringan, tersimpan nilai pembelajaran, kepedulian, dan harapan akan masa depan pelayanan kesehatan yang lebih humanis dan berempati.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar